18 hari menuju hari “H”

lama gak menulis, dan malam ini tergerak lagi untuk menorehkan sepatah dua patah kata di blog ini, setidaknya saya masih punya mimpi untuk menulis sebuah buku, jadi latihan menulis di blog harusnya lebih sering2 lagi digiatkan

#nowplaying: the way it used to be (Engelbert Humperdinck)

lagi pengen cerita kejadian2 menjelang hari “H”, yeah 18 hari lagi gw bakal nikah coy….😛
– kemarin si doski ngambek gara2 PMS, kata orang ketika menikah harus banyak2 sabar, kalo cuma ngambek2nya cewe karena PMS mungkin baru masuk di level 0,25 diantara ratusan level masalah yang bakal dihadapi dalam pernikahan. *pfiuhh… baru ngambek karena PMS aja rasanya udah jengkel, mugo2 sy dilimpahkan lebih banyak kesabaran lagi🙂
– entah kapan terakhir kalinya ATM saya kosong, mungkin 10-11 tahun lagi saat saya masih kuliah S1, tapi saat ini kejadian itu terjadi lagi, ketiga kartu ATM saya kosong padahal masih dengan status punya utang  dan masih ada beberapa keperluan yang belum terbeli. yah persiapan menjelang pernikahan memang menguras tabungan. belanja keperluan pernikahan, sewa rumah, beli perlengkapan rumah dsb mengahbiskan seluruh tabungan saya, tapi saya yakin Allah SWT akan memberi rezeki yang lebih banyak dan lebih berkah ketika hambanya menikah🙂
“bahkan ada beberapa entrepreneur yang menyebutkan menikah sebagai salah satu cara untuk menjadi kaya”

-hari ini saya belajar menjadi tuakng, ternyata ngecat tembok ga gampang, tapi cukup menyenangkan. setidaknya saya bisa mempersembahkan kamar bernuansa ungu untuknya atas jerih payah saya sendiri.🙂

-besok status tukang saya akan bertambah lagi, selain melanjutkan ngecat kamar yang belum rampung, besok ada “job” baru untuk membuat lemari sederhana untuk di dapur dan juga merakit sendiri lemari knock down yang baru dibeli hari ini.🙂

–  proposal tesis saya belum bergerak dari tempatnya, padahal semua konsepnya sudah tergambar jelas di otak saya, tapi rasa malas membuat tidak sehuruf-pun yang berganti dari proposal tersebut. masih banyak yang harus direvisi. tetap semangat! pasti bisa!, yakin bisa!, harus bisa!🙂

#nowplaying: fixing a broken heart (Indecent Obsession)

–  apa lagi ya?

– barusan sahabat saya memamerkan samsung galaxy s2.nya, ahh…saya juga pengen punya gadget baru dan keren….. *sabar yo le!

– menurut perbincangan dengan sahabat saya: setelah menikah tuh pasti bakal banyak terjadi “some kind of cultural shock between you, your wife, your friend, and people around you” yah itu salah satu resiko yang harus diambil, episode harus berganti kan?🙂

– apa lagi?

– cukup dulu untuk malam ini, semoga besok saya menulis lagi, dan semoga besok pagi saya tidak telat solat subuh lagi🙂

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s