[Catatan Petualangan] Luweng Cokro, Gunung Kidul

pagi itu 3 motor yang dikendarai 5 orang caver dari satubumi berjalan menyusuri jalanan dari semanu menuju ponjong, gunung kidul. meskipun berulang-ulang kali tersasar namun pemandangn indah yang ditemui disepanjang jalan menuju lokasi luweng cokro tersebut menjadikan ketersasaran mereka seperti sebuah bonus yang pantas disukuri… ya pemandang disepanjang jalan tersebut memang indah dan menakjubkan. -langit biru dengan sedikit gumpalan awan yang menghiasi membentuk background yang sempurna dalam bingkaian frame landscape khas gunung kidul dengan jalanan yang meliuk diantara perbukitan gamping dan hutan jati-

perjalanan menuju lokasi luweng cokro merupakan sesuatu yang baru bagi kami, dikarenakan tidak adanya koordinat gps dari lokasi luweng membuat kami menempuh metode klasik dalam pencarian lokasi luweng, yaitu BNT (Baca daN Tanya) alias baca petunjuk jalan menuju kec.ponjong dan tanya penduduk setempat arah menuju desa umbulrejo dan lokasi luweng cokro. setelah beberapa kali bertanya akhirnya kami sampai di sebuah bengkel yang merupakan hunian dari warga setempat yang biasa memandu ke luweng cokro, dari keterangan mas (siapa saya lupa namanya itu) kami dijelaskan cara menuju lokasi mulut goa dengan catatan kami harus melapor terlebih dahulu ke kepala dusun setempat. di rumah ka.dusun setempat kami diminta untuk mengisi buku catatan dan membayar biaya retribusi sebesar Rp.30rb per kelompok. perjalanan kami lanjutkan menuju lokasi luweng dengan bekal petunjuk dari mas (siapa saya lupa namanya itu) akan tetapi menemukan lokasi luweng tersebut memang merupakan sebuah tantangan sendiri sehingga lagi-lagi kami harus kesasar karena tidak menemukan lokasi yang dimaksud😛, dan bantuan dari tukang ojek dan warga sekitar yang kebetulan kami temui di jalan tersebut akhirnya membawa kami ke lokasi luweng tersebut. *pfiuhh… akhirnya🙂


jalan setapak di dekat mulut luweng cokro


kedua mulut luweng cokro

lokasi luweng cokro berada di sekitar perkebunan jati masyarakat, jika cukup jeli mulut luweng yang “dipagari” dengan pita merah tersebut dapat terlihat dari jalan setapak dipinggirnya. luweng cokro sendiri memiliki 2 buah entrance, mulut luweng yang sebelah kiri merupakan entrance yang paling mudah menurut kami karena tidak tertutupi dengan semak2 dan ranting kayu sehingga lebih nyaman untuk dimasuki dibandingkan dengan mulut luweng yang sebelah kanan.

setelah melakukan orientasi medan akhirnya kami melakukan pemasangan anchor pada mulut luweng yang sebelah kiri, sementara itu teman yang lain mempersiapkan sarapan outdoor kami yang sanagat “mewah”🙂, beruntung kami melakukan penelusuran bersama senior kami yang pandai masak, sehingga selama kegiatan ini kami bisa makan 3x sehari dengan menu yang “wah” (thx to mba wi).


entrance mulut luweng yang sempit


SRT 19 meter menuju dasar luweng cokro

oke..lanjut ke kisah penelusuran…
tiba giliran saya untuk masuk pertama kali kedalam luweng dengan teknik SRT (single rope technique), luweng cokro sendiri memiliki kedalaman sekitar 19meter dengan ukuran mulut luweng yang cukup sempit, setelah melewati mulut luweng yang sempit kita akan sampai pada bagian dalam luweng yang ternyata cukup luas dan sangat indah dan menakjubkan…wah… hilang sudah kepenatan yang selama ini saya rasakan karena berulang kali tersasar saat menuju luweng ini, sungguh sepadan dengn apa yang saya saksikan saat ini. masih dalam kondisi tergantung pada carmantel sayapun mengunci autostop yang saya gunakan dan selanjutnya mengeluarkan kamera saya untuk mengabadikan pemandangan menkjubkan ini pada ketinggian sekitar 15meter dari dasar luweng.

tiba di dasar luweng sayapun melakukan proses transfer alat kepermukaan dan selanjutnya teman-teman yang lainpun bergiliran turun ke dasar luweng.
seperti ritual penelusuran kami pada umumnya maka kami pun mengabadikan foto tim dengan memilih lokasi yang sangat indah yaitu di bawah mulut luweng yang sebelah kanan.

puas berfoto-foto ria kamipun melanjutkan kegiatan penelusuran menuju arah mulut luweng yang sebelah kanan. luweng cokro merupakan tipe goa kering diamana didalam goa tersebut tidak terdapat aliran sungai bawah tanah. penelusuran dialui dengan berjalan kaki biasa diantara jalan yang lembek semacam lumpur sampai pada jalan merangkak dan merayap. tidak seperti goa-goa lain yang pernah kami masuki dimana banyak terdapat stalaktit, stalagmit, dll didalam goa ini  kami juga menemukan pemandangan menakjubkan lainnya yaitu pola bebatuan melingkar seperti pola pada kayu jati (yah saya memang bukan anak geologi dan caver yang luas pengetahuannya sehingga saya tidak tau apa nama dari bebatuan tersebut, silahkan liat fotonya aja ya!)

puas menulusuri bagian kanan dari luweng cokro kami akhirnya kembali ke titik masuk dan melanjutkan penelusuran ke bagian kiri dari luweng. pada bagian kiri dari luweng juga kami menemukan banyak ornamen yang menarik.bagian kiri dari luweng ini tidak sepanjang bagian kanannya, penelusuran berakhir pada ruangan kecil pada ujung luweng yang harus dimasuki dengan cara merayap dan sampai pada ruang tersebut tidak terdapat lagi jalan yang dapat diletulusuri karena hanya terdapat lubang kecil yang kira-kira hanya bisa diamasuki seekor kucing saja.
dengan selesainya penelusuran diseluruh bagian luweng cokro tersebut maka kami memutuskan untuk kembali naik ke permukaan dan mengakhiri penelususran kali ini.

This entry was posted in Catatan Petualangan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to [Catatan Petualangan] Luweng Cokro, Gunung Kidul

  1. sitinurbayayaya says:

    Wahai samsul bahri… Aku takjubbbhh (pale qolqolah)
    Tolong dilengkapi isi agendanya ya Sul….bisul…😉
    Lnjutkan komandan ! Make ur own book…

  2. ade lestari says:

    love it… kerennn… se-keren tim qta🙂

  3. kelanakecil says:

    Bagus gua -nya , sayang vertikal saya ga berani hehehee

  4. Siti Nurbuat says:

    Jgn brenti nulis, Samsul…

  5. teknik srt apa aja yg dipakai? apa cuma ascending dan descending aja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s